Senin, 12 Juni 2017

Ngaprak Alam Sunda bagian 1 : Kampung Ciselasih


Jalan menuju kampung Ciselasih, nampak Gunung Karamat diselimuti kabut tipis

Sekedar untuk mengisi waktu senggang, saya mencoba melangkahkan kaki menuju sebuah kampung pertanian bernama Kampung Ciselasih. Udara segar khas pegunungan, ditambah pemandagan yang elok indah menawan membuat hati betah berlama-lama menikmati alam selasih.
Di kanan kiri nampak perkebunan yang luas, ada kebun tomat, cabai, brokoli, labu siam, dan lain-lain. Karena itu maka tidak heran kampung ini dikenal dengan kampung pertanian. Kebetulan saat itu sedang musim panen, banyak petani hilir mudik membawa hasil kebun mereka ke tengkulak.
Kampung Ciselasih tidak begitu terkenal sebagai spot untuk hiking ataupun sekedar berfoto ria. Namun sejuta keindahan alam dapat kita temui di sini. Untuk mencapai kampung selasih sangat mudah, dari jalan tangkuban perahu, daerah Desa Cikole kita belok kanan ke kampung Pasar ahad, setelah itu kita akan menemui jalan turun dan menanjak hingga sampai ke Kampung Cikareumbi. Dipertigaan jalan cikareumbi anda ambil jalur kiri lalu terus jalan keatas. Tidak sampai setengah jam kita sudah sampai di Kampung Ciselasih.
Perkebunan warga di kaki pegunungan di Kampung Selasih


Keindahan alam Selasih yang belum banyak ter eksplor media 

Hujan gerimis waktu itu mengharuskan kami beranjak pulang, biarpun sebentar namun ini kali pertama kami ngaprak, mang eksplor alam Sunda. 

Bandung, 13 Juni 2017